mainlogo
JointfitLogo

Empat Kelompok Makanan Pemicu Nyeri Sendi

Anda penggemar berat gorengan? Hayo hati-hati, makanan itu termasuk pemicu terjadinya nyeri sendi.

Tulang rawan adalah jaringan ikat yang kuat namun fleksibel di persendian kita, melindungi sendi dengan meredam tekanan dan hentakan yang terjadi saat kita bergerak. Penurunan jumlah normal jaringan tulang rawan ini menyebabkan nyeri sendi (artritis), yang dapat berlanjut menjadi peradangan.

Nyeri sendi disebabkan oleh faktor usia, olah raga, aktivitas berat, penyakit, dan sebagainya. Selain itu, makanan tertentu juga dapat meningkatkan risiko nyeri sendi. Yuk, kita kenali makanan apa saja yang dapat memicu nyeri sendi.


1. Daging merah dan susu

Kedua jenis makanan ini merupakan sumber utama lemak jenuh, yang dapat menyebabkan peradangan pada jaringan lemak. Termasuk di dalamnya susu full cream, hidangan serba pasta, serta makanan penutup berbasis biji-bijian.

Produk-produk susu dapat memberi efek buruk pada nyeri radang sendi karena jenis protein yang dikandungnya. Bagi sebagian orang, protein ini dapat mengiritasi jaringan di sekitar sendi mereka. Oleh karena itu pola makan vegetarian merupakan pilihan yang baik bagi penderita nyeri sendi.


2. Asam lemak omega-6

Asam lemak omega-6 dapat menyebabkan penambahan berat badan dan peradangan sendi jika dikonsumsi berlebihan. Asam lemak omega-6 banyak terdapat di minyak jagung serta minyak nabati lainnya seperti minyak biji bunga matahari, safflower, dan minyak kedelai.


3. Gorengan, makanan cepat saji, dan makanan olahan

Para peneliti di Fakultas Kedokteran Mount Sinai meneliti pencegahan penyakit melalui diet. Dalam studi yang dilakukan pada 2009 mereka menemukan bahwa mengurangi jumlah makanan yang digoreng dan makanan olahan dapat mengurangi peradangan dan membantu memulihkan pertahanan alami tubuh.

Makanan yang digoreng, fastfood dan makanan olahan merupakan sumber utama lemak trans, yang terbentuk ketika hidrogen ditambahkan ke minyak sayur untuk memperpanjang umur simpan. Mereka dapat memicu peradangan di seluruh tubuh—tak terkecuali persendian Anda. Selain itu golongan makanan tersebut meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.


4. Garam dan gula

Garam bukan hanya buruk bagi tekanan darah, tetapi jika Anda memiliki keluhan nyeri sendi garam dapat memperburuk kondisi. Usahakan konsumsi garam kurang dari 1,5 miligram sehari. 

Selain garam, gula juga dapat memicu nyeri sendi. Menurut American Journal of Clinical Nutrition, selain menyebabkan penyakit diabetes dan jantung, konsumsi gula berlebih dapat memicu pelepasan sitokin (molekul protein yang dikeluarkan oleh sel ketika diaktifkan oleh antigen). Sitokin dapat memicu radang sendi.

Mulai sekarang telitilah membaca label makanan yang akan Anda beli di pasar swalayan. Cermati produk yang terdapat kata-kata berakhiran "ose" seperti fruktose atau sukrose.

Selain ke-empat kelompok makanan tersebut di atas, yang dapat memperburuk kondisi nyeri sendi adalah alkohol dan rokok. 


Redakan nyeri sendi

Sebagai langkah pencegahan nyeri sendi, penting bagi kita untuk menjaga dan memperhatikan asupan nutrisi kita sehari-hari agar terhindar dari nyeri sendi atau peradangan sendi. Untuk membantu redakan nyeri sendi, gunakan Jointfit roller gel, praktis, tidak lengket, tidak bau, dan memberikan rasa nyaman pada sendi saat digunakan. Pastikan Jointfit roller gel tersedia dalam kotak P3K Anda.


Referensi: 

https://www.webmd.com/rheumatoid-arthritis/ra-foods#3

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/makanan-penyebab-nyeri-sendi/

https://www.healthline.com/health/arthritis#causes

https://www.healthline.com/health/foods-to-avoid-with-arthritis#ages

https://www.docdoc.com/id/info/body/joint/

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3189643/5-makanan-yang-dapat-memicu-nyeri-sendi

Subscribe untuk mendapatkan penawaran, informasi, tip dan lainnya

Ikuti Kami di :

Hubungi Kami

logocenter 
0800-1-800088 (Bebas Pulsa)
Senin – Jumat: 08:00 – 17:00
@CombiCareCenter
51F0B55B / COMBICC
0818 06 800088